INTEGRASI NILAI BUDAYA LOKAL DAN TEOLOGI REKONSILIASI DALAM PENANGANAN KONFLIK GEREJAWI
Keywords:
teologi rekonsiliasi, nilai budaya lokal, konflik gerejawi, teologi konsteksuat, peacebuildingAbstract
ABSTRACT
This conceptual theological study develops an integrative model that systematically connects reconciliation theology with local cultural values in handling ecclesiastical conflicts in Indonesia. The research addresses a significant gap between universal reconciliation approaches, particularly Miroslav Volf’s “embrace” concept, and John Paul Lederach’s transformative peacebuilding model, which lacks explicit theological grounding. By critically engaging Pierre Bourdieu’s habitus theory, this study argues that local cultural values—such as Pela Gandong in Maluku, Dalihan Na Tolu in Batak, Karapasan in Toraja, and Raputallang in South Sulawesi—are not merely social practices but theological mediums that enrich and contextualize reconciliation processes. Employing a conceptual qualitative synthesis method, the article constructs an analytical framework that bridges the tension between universal and particular approaches. The proposed model positions local wisdom as an integral part of Christian identity and mission, offering a contextually sensitive yet theologically robust alternative for conflict resolution. This study contributes to contextual theology, peace studies, and ecclesiastical conflict studies by articulating a novel synthesis that moves beyond descriptive ethnography toward a theologically grounded, culturally embedded reconciliation paradigm.
Keywords: reconciliation theology; local cultural values; ecclesiastical conflict; contextual theology; peacebuilding
ABSTRAK
Studi teologis konseptual ini mengembangkan model integratif yang secara sistematis menghubungkan teologi rekonsiliasi dengan nilai-nilai budaya lokal dalam penanganan konflik gerejawi di Indonesia. Penelitian ini menjawab kesenjangan signifikan antara pendekatan rekonsiliasi universal, khususnya konsep “embrace” Miroslav Volf, dan model peacebuilding transformatif John Paul Lederach yang kurang memiliki landasan teologis eksplisit. Dengan mengkaji secara kritis teori habitus Pierre Bourdieu, studi ini berargumen bahwa nilai-nilai budaya lokal—seperti Pela Gandong di Maluku, Dalihan Na Tolu di Batak, Karapasan di Toraja, dan Raputallang di Sulawesi Selatan—bukan sekadar praktik sosial melainkan medium teologis yang memperkaya dan mengontekstualisasikan proses rekonsiliasi. Menggunakan metode sintesis kualitatif konseptual, artikel ini membangun kerangka analitis yang menjembatani ketegangan antara pendekatan universal dan partikular. Model yang diusulkan memposisikan kearifan lokal sebagai bagian integral dari identitas dan misi Kristen, menawarkan alternatif penyelesaian konflik yang sensitif secara kontekstual namun kokoh secara teologis. Studi ini berkontribusi pada teologi kontekstual, peace studies, dan studi konflik gerejawi dengan mengartikulasikan sintesis baru yang melampaui etnografi deskriptif menuju paradigma rekonsiliasi yang berakar teologis dan terbenam secara kultural.
Kata kunci: teologi rekonsiliasi; nilai budaya lokal; konflik gerejawi; teologi kontekstual; peacebuilding
References
Ali Imron, ., Ari Saidul Mujazin, . (2022). Integrasi Budaya Lokal dan Pendidikan Islam: Internalisasi Nilai Moral dalam Geguritan ”Nurani Peduli” pada Siswa Madrasah Ibtidaiyah. Bulletin of Indonesian Islamic Studies, 1(2), 101-116. https://doi.org/10.51214/biis.v1i2.402
Alimbaldi, E. (2025). Pengaruh Pemahaman Budaya Lokal dan Pengoptimalan Kolaborasi Dengan Stakeholder Terhadap Peningkatan Kinerja Personil Polair Bengkulu dalam Rangka Penanganan Konflik Sosial. JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 6(5), 1416-1423. https://doi.org/10.54543/syntaximperatif.v6i5.850
Amri, I., Husna, A., Imron, A. (2026). Karakteristik Model Pendidikan Islam Nusantara: Integrasi Nilai Islam dan Budaya Lokal dalam Pembentukan Pendidikan Holistik. Journal of Innovative and Creativity (Joecy), 6(1), 1843-1848. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.6784
Ardiansyah, S., Yorman, ., Felia Siska, . (2025). Integrasi Nilai-Nilai Budaya Lokal dalam Civics Education Curriculum: Upaya Menumbuhkan Kesadaran Multikultural Peserta Didik. Integralistik, 36(2). https://doi.org/10.15294/integralistik.v36i2.24588
Arifin, M., Anita, A., Septiana, T., Suaidi, A., Fitri, Z. (2024). Integrasi Nilai-nilai Islam Wasathiyah dan Budaya Lokal dalam Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Inggris. ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 5(1), 285-302. https://doi.org/10.30812/adma.v5i1.3776
Arna, . (2026). Integrasi Nilai-Nilai Huma Betang dalam Pendidikan Ekonomi: Membangun Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan Berdasarkan Kearifan Lokal Masyarakat Dayak. Edunomic Jurnal Pendidikan Ekonomi, 14(1), 35-44. https://doi.org/10.33603/ejpe.v14i1.33891
Casrameko, C., Shalihah, D. (2024). Integrasi Nilai Pendidikan Islam dan Budaya Lokal dalam Tradisi Naik Ayun pada Masyarakat Bugis. IEMJ: Islamic Education and Management Journal, 1(2), 76-83. https://doi.org/10.64994/iemj.v1i2.13
Farhaeni, M., Martini, S. (2023). PENTINGNYA PENDIDIKAN NILAI-NILAI BUDAYA DALAM MEMPERTAHANKAN WARISAN BUDAYA LOKAL DI INDONESIA. JURNAL ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK, 3(2). https://doi.org/10.30742/juispol.v3i2.3483
Franky, F. (2024). Penanganan Konflik dalam Hubungan Pernikahan sebagai Bentuk Pelayanan Pastoral bagi Keluarga Kristen. LOGON ZOES: Jurnal Teologi, Sosial dan Budaya, 7(1), 47-62. https://doi.org/10.53827/lz.v7i1.160
Gani, Y., Hutapea, G., Hutapea, T. (2024). Penanganan Potensi Konflik Politik guna Penguatan Penanganan Konflik Sosial dalam Rangka Terwujudnya Keamanan dan Ketertiban Masyarakat. Jurnal Ilmu Kepolisian, 18(1). https://doi.org/10.35879/jik.v18i1.444
Hamsiati, H., Hasmawati, H. (2024). Kearifan Lokal dalam Tradisi Mappettu Ada: Integrasi Nilai Agama dan Budaya di Masyarakat Bugis Bone. Pangadereng : Jurnal Hasil Penelitian Ilmu Sosial dan Humaniora, 9(2), 254-268. https://doi.org/10.36869/pjhpish.v9i2.405
Hamzah, S., Azis, A., Faradilla, . (2025). ISLAM DAN BUDAYA LOKAL. Rihlah: Jurnal Sejarah dan Kebudayaan, 13(02), 77-95. https://doi.org/10.24252/rihlah.v13i02.61677
Hapidzin, R., Narawati, T., Nugraheni, T. (2022). Nilai-Nilai Kearifan Lokal: Pertunjukan Tari Dalam Upacara Adat Bakti Purnamasari di Sukabumi. Gondang: Jurnal Seni dan Budaya, 6(1), 214-221. https://doi.org/10.24114/gondang.v6i1.34996
Hasan, H., Sulasman, . (2022). Rekonsiliasi Konflik Ambon Berbasis Nilai–Nilai Kearifan Lokal Pela Gandong, 1999-2002. Tsaqofah, 20(2), 73-88. https://doi.org/10.32678/tsaqofah.v20i2.7086
Hayati, R., Karim, A., Fachrurazi, F., Rohantizani, R., Marzuki, M. (2024). INTEGRASI NILAI BUDAYA LOKAL DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA: STUDI KASUS PENERAPAN ETNOMATEMATIKA. Kadikma, 15(3), 99-107. https://doi.org/10.19184/kdma.v15i3.53449
Hendra Irwandi Siregar, ., Syafnan Syafnan, . (2025). Integrasi Nilai-Nilai Adat dan Budaya Lokal Tapanuli Selatan dalam Program Pembinaan Karakter Siswa di Madrasah. Ikhlas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam, 2(2), 163-174. https://doi.org/10.61132/ikhlas.v2i2.737
Imelda, C., Hasanuddin, H., Waliadin, W. (2026). Integrasi Nilai Budaya Lokal dalam Pelayanan Publik Digital: Perspektif Hukum Administrasi Negara. Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 2(8), 1438-1445. https://doi.org/10.59837/jpnmb.v2i8.712
Intan Rizki Junita Tri Utami, . (2025). Eksistensi Rapai Bubee Dalam Nilai-Nilai Budaya Lokal Di Aceh. EduCompassion: Jurnal Integrasi Pendidikan Islam dan Global, 2(1), 126-132. https://doi.org/10.63142/educompassion.v2i1.141
KERYAPI, D. (2022). Integrasi PELA Sebagai Kearifan Lokal Maluku Kedalam Proses Rekonsiliasi Pasca Konflik Kemanusiaan di Maluku. SOTIRIA (Jurnal Theologia dan Pendidikan Agama Kristen), 5(1), 1-10. https://doi.org/10.47166/sot.v5i1.48
Kause, M. (2025). Teologi indigenous dan rekonsiliasi bangsa: Dekonstruksi dan rekonstruksi nilai-nilai kearifan lokal sebagai paradigma pemulihan sosial di Indonesia. KURIOS, 11(1), 205-216. https://doi.org/10.30995/kur.v11i1.1015
Kurrotul Hasanah, K. (2025). Menjaga Ruang Siar Publik: Strategi KPID Jawa Timur dalam Menegakkan Nilai-Nilai Islam dan Budaya Lokal Melalui P3SPS. Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam, 9(2), 248-266. https://doi.org/10.58518/alamtara.v9i2.4210
Larosa, S. (2024). MEMBANGUN TEOLOGI LOKAL. TEVUNAH: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 2(2), 151-174. https://doi.org/10.59361/tevunah.v2i2.31
Leppan, L., Anisa Tandi, T. (2023). Relevensi Sikap Hospitalitas Kristen Dalam Budaya Raputallang Sebagai Upaya Rekonsiliasi Konflik di Gereja. Danum Pambelum: Jurnal Teologi Dan Musik Gereja, 3(1), 102-112. https://doi.org/10.54170/dp.v3i1.156
Lumimpah, D. (2022). Nilai – Nilai Simbolik Sistem Kepercayaan Dan Budaya Lokal Suku Minahasa Terhadap Opo Empung Dengan Konsep Kepercayaan Abraham Menurut Kejadian 12 : 6 – 7 Relevansinya Suatu Teologi Kontekstual. EUANGGELION: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 3(1), 42-57. https://doi.org/10.61390/euanggelion.v3i1.40
Milkia, M., Pateta, N., Palimbong, Y. (2023). Nilai Hospitalitas Kristen dalam Budaya Raputallang Pada Suku Toraja dan Relevansinya Terhadap Pencegahan Konflik. VISIO DEI: JURNAL TEOLOGI KRISTEN, 5(1), 1-11. https://doi.org/10.35909/visiodei.v5i1.357
Mulianah, M., Suradi, S., Rosidah, R. (2025). INTEGRASI KOMUNIKASI MATEMATIS BERBASIS NILAI-NILAI ISLAM DAN BUDAYA BALLA LOMPOA DALAM PEMBELAJARAN KONSEP KESEIMBANGAN BANGUN DATAR. Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika, 10(4), 1775-1794. https://doi.org/10.30605/pedagogy.v10i4.7194
Nendissa, J., Farneyanan, S., Sampepadang, R., Rares, F., Senduk, H. (2025). Teologi Minahasa dalam Perspektif Kontekstual: Integrasi Nilai Budaya Lokal dan Keimanan Kristen. Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, 12(1), 52-63. https://doi.org/10.24036/scs.v12i1.776
Novi, N. (2023). Konflik dan Rekonsiliasi dalam Jemaat Mula-Mula: Pasca Yesus dan Perjuangan Antar Para Rasul. Jurnal Teologi Amreta (ISSN: 2599-3100), 6(2), 19-42. https://doi.org/10.54345/jta.v6i2.116
Nugroho, B. (2025). Rekonsiliasi Konflik Paulus dalam Surat Filemon bagi Gereja di Indonesia: Sebuah Refleksi Teologis. Jurnal Sosiologi Agama dan Teologi Indonesia, 2(2), 245-272. https://doi.org/10.24246/sami.vol2i2pp245-272
Payong, M. (2022). Adaptasi Nilai-nilai Budaya Lokal dalam Pendidikan: Studi Penggunaan Go’et dalam Pendidikan Agama Katolik. DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani, 7(1), 384-400. https://doi.org/10.30648/dun.v7i1.753
Prasetyo, L., Dully, S., Adi, D., Sasiang, C. (2024). Teologi Kontemporer dan Tantangan Pluralisme: Studi Kritis atas Integrasi Nilai-Nilai Agama Kristen dalam Masyarakat Multikultural. DIDASKO: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 4(2), 122-132. https://doi.org/10.52879/didasko.v4i2.141
Proborini, C., Rochmah, A., Suhartiningsih, S. (2024). Integrasi Nilai-nilai Kearifan Lokal melalui Lagu Jember Nusantara dalam Pembelajaran Seni Budaya di Sekolah Dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar, 11(3), 349. https://doi.org/10.19184/jipsd.v11i3.53172
Qadarin, M., Islamiyah, H. (2025). Integrasi Nilai Islam dan Budaya Lokal Madura dalam Pembentukan Harmoni Sosial-Ekonomi di Pondok Pesantren Nazhatut Thullab Sampang. Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars, 9(1), 1362-1375. https://doi.org/10.36835/ancoms.v9i1.784
Rares, I., Suseno, A., Arifianto, Y. (2025). Transformasi Kepemimpinan Gereja Kontemporer: Integrasi Teologi dan Nilai Kristen dalam Misiologi. HARVESTER: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen, 10(2), 220-239. https://doi.org/10.52104/harvester.v10i2.411
Rerung, A. (2023). Teologi Raputallang: Sebuah Konstruksi Teologi Lokal dengan Perspektif Robert J. Schreiter atas Hermeneutika Galatia 6:2 sebagai Dasar Rekonsiliasi Konflik dalam Gereja. Tumou Tou, 10(1), 75-87. https://doi.org/10.51667/tt.v10i1.1050
Rismawati, L., Al-Pansori, M. (2025). Integrasi Kearifan Lokal dalam Pembelajaran IPS untuk Menumbuhkan Nilai Karakter Pada Siswa Sekolah Dasar. KASTA Jurnal Ilmu Sosial Agama Budaya dan Terapan, 5(1), 43. https://doi.org/10.58218/kasta.v5i1.1335
Saefatu, M., Atok, M. (2025). Eksplorasi Nilai Moderasi Beragama berdasarkan 2 Petrus 1:5-7 dan Budaya Lokal Lonto Léok. Logon Zoes: Jurnal Teologi, Sosial, dan Budaya, 8(1), 30-59. https://doi.org/10.53827/lz.v8i1.3
Saimima, M. (2023). Pendidikan Perdamaian: Integrasi Nilai Islam dan Budaya Lokal dalam Membangun Harmoni di Maluku. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 12(01). https://doi.org/10.30868/ei.v12i01.3885
Salsabila, N., Hosna, R. (2025). Integrasi Nilai-Nilai Tawassuth dalam Pengembangan Budaya Lokal. Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan, 4(3), 1093-1100. https://doi.org/10.56916/ejip.v4i3.1716
Sampe, P., Rampisela, T., Makulua, I., Shaka Bulan, D., Linansera, M. (2025). Integrasi Nilai Budaya Lokal dalam Pembelajaran Konseling Berwawasan Siwalima: Studi Lapangan di Desa Rohomoni. Elevasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi, 1(2), 37-46. https://doi.org/10.63980/elevasi.v1i2.60
Setyatama, B. (2025). Integrasi Nilai Budaya Lokal dalam Pendidikan Musik. Tonika: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Seni, 8(2), 104-115. https://doi.org/10.37368/tonika.v8i2.839
Silvia, E., Hermanus, R. (2025). Internalisasi Nilai-nilai Oikumene Gerejawi dalam Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Cabang Makassar. LOKO KADA TUO: Jurnal Teologi Kontekstual dan oikumenis, 2(1), 13-28. https://doi.org/10.70418/60jvte14
Simanjuntak, R., Simanjuntak, H., Edison, . (2025). Hubungan Yahudi dengan Orang Samaria: Sejarah, Konflik dan Rekonsiliasi. Jurnal Teologi Berita Hidup, 7(2), 222-235. https://doi.org/10.38189/jtbh.v7i2.920
Simanungkalit, K., Simanjuntak, B., Sinaga, S., Panggabean, L. (2025). INTEGRASI CERITA RAKYAT DALAM PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA: TINJAUAN SISTEMATIS LITERATUR TERHADAP PENINGKATAN NILAI BUDAYA DAN IDENTITAS LOKAL. SeBaSa, 8(1), 238-257. https://doi.org/10.29408/sbs.v8i1.29707
Situngkir, G., Situngkir, L. (2023). Integrasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Budaya Batak Toba Sebagai Pembentukan Karakter Anak Usia Dini Dalam Pembelajaran IPS. JURNAL TALITAKUM, 2(2), 118-126. https://doi.org/10.69929/talitakum.v2i2.20
Sumeleh, M. (2025). INTEGRASI NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM KONSELING PASTORALDI MASYARAKAT SUKU MINAHASA. AISTHETIKOS Jurnal Ilmu Teologi dan Seni, 2(2), 41-46. https://doi.org/10.70420/aisthetikos.v2i2.414
Tangdilintin, A. (2025). Integrasi Teologi Garam dan Terang, Budaya Tongkonan, dan Sosialisasi Digital dalam Pembinaan Generasi Z di Gereja Toraja. HARVESTER: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen, 10(2), 146-154. https://doi.org/10.52104/harvester.v10i2.294
Tosangin, M. (2023). Nilai Hospitalitas dalam Budaya Karapasan dan Implikasinya Terhadap Pencegahan Konflik Agama di Toraja. Sabda: Jurnal Teologi Kristen, 4(1), 1-13. https://doi.org/10.55097/sabda.v4i1.73
Yayik Indah Susnita, ., Khamim Zarkasih Putro, . (2026). Mediasi Budaya dalam Pengasuhan Digital: Integrasi Nilai-Nilai Islam dan Kearifan Lokal Madura Untuk Membangun Resiliensi Anak Usia Dini. Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 7(1), 128-142. https://doi.org/10.19105/kiddo.v7i1.23984
Zulkarnain, Z., Simorangkir, J., Silitonga, E. (2023). Teologi Toleransi Dalam Dalihan Na Tolu (Kajian Teologi Religionum Menemukan Nilai-Nilai Toleransi di Dalam Budaya Dalihan Na Tolu Sebagai Jembatan Teologi dan Budaya). Jurnal Teologi Cultivation, 7(1), 1-30. https://doi.org/10.46965/jtc.v7i1.2267







